Jenis-jenis Magnet berdasarkan sifatnya



Magnet Pertama kai digunakan sebagai kompas oleh bangsa Cina pada tahun 2637 SM. Hingga saat ini magnet sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Magnet merupakan bagian penting di dalam peralatan elektronika. Peralatan listrik yang menggunakan magnet antara lain dinamo sepeda, generator, motor listrik, pengeruas suara, dan telepon. Bahan-bahan yang terpengarauh oleh magnet disebut bahan magnetik, adapun bahan nonmagnetik yaitu kaca, kertas dan kayu.
  Benda-benda atau bahan-bahan magnetik dikelompokkan menjadi bahan ferromagnetik, bahan para magnetik, dan bahan diamagnetik.

1).Bahan Feromagnetik
     Benda-benda yang sangat mudah dipengaruhi magnet dan dapat dibuat menjadi magnet disebut bahan feromagnetik. Bahan feromagnetik dapat berupa logam murni maupun campuran. Contoh logam murni yaitu besi, baja, nikel dan kobalt, adaput logam campuran yang termasuk bahan feromagnetik yaitu baja-kobalt, baja-nikel,alumunium-nikel-kobalt (alnico),dan besi-nikel-kobalt (perminvar).

2.Bahan Paramagnetik
     Bahan paramagnetik adalah benda-benda atau bahan bahan yang bisa dipengaruhi oleh magnet, tetapi tidak dapat dibuat menjadi magnet. Contoh bahan paramagnetik yaitu mangan, platina, alumunium, magnesium, timah (tin), oksigen dan udara.

3.Bahan Diamagnetik
     Benda-benda atau bahan-bahan yang sukar dipengaruhi oleh magnet dinamakan bahan diamagnetik. Apabila benda diamagnetik diletakkan di udara atau di ruang hampa, bahan diamagnetik akan ditolak oleh magnet meskipun dengan gaya tolak yang sangat kecil. Contoh bahan diamagnetik yaitu bismut, antimon, seng murni, air raksa, timbal, perak, emas, air, fosfor, dan tembaga


EmoticonEmoticon